Berikut Ini Adalah Kontent Dari UMATUNA Yang Mana Memojokan Pemerintahan - Apa yang anda baca dibawah hanya artikel spinner dengan judul provokatif mirip kasus buniyani, artikel sama dengan judul yang berbeda bisa menimbulkan sebuah Prahara.. Simak Baik Baik - kelucuan dari artikel artikel bertema islami tapi tidak justru mencerminkan sikap teror dan sikap munafik yang menjelekan islam secara luas. - sungguh mereupakan situs radikal hoax, yang harus dibasmi, ini merupakan konten baru - untuk konten konten lama - portal-piyungan yang sudah berubah nama menjadi portal-islam dan posmetro yang diketuai oleh adbul hamdi mustafa dari kota tempat teroris ditangkap kapan lalu payakumbuh, serta , beritaislam24h yang berubah nama menjadi opini bangsa, kini situs ini ditemukan berkat INDRISANTIKA KURNIASARI yang menghilang karena ketakutan - yang mana biasanya menyebarkan konten dari UMATUNA dan GEMARAKYAT. dan sudah dipastikan adalah situs situs besutan untuk memecah belah - SELAMAT MEMBACA
Umatuna.com - Para tokoh Islam, ulama, advokat dan aktivis senior yang tergabung dalam Presidium Alumni 212 kembali mengadakan pertemuan dengan komisioner Komisi Nasonal Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jumat (8/5).
Mereka mendesak agar Komnas HAM segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dengan melibatkan tokoh akademisi, mantan TNI/Polri serta advokat.
Pekan lalu Komnas HAM sudah membentuk Tim Investigasi soal kriminalisasi ulama dan aktivis.
"Tentu kita beri apresiasi, namun sebaiknya Tim Investigasi tersebut diperluas menjadi TGPF guna melibatkan pihak eksternal agar lebih independen," Ketua Progres 98, Faizal Assegaf.
Pasalnya, sambung dia, masalah yang ditangani Tim Investigasi Komnas HAM sangat super serius dan perlu mendapat dukungan publik sehingga tidak mudah diintervensi oleh penguasa maupun pihak lainnya.
Usulan pembentukan TGPF telah disetujui oleh Komnas HAM. Pihaknya berjanji dalam pekan ini akan menggelar rapat pleno untuk merekrut sejumlah nama tokoh nasional dari berbagai latar belakang.
Ini merupakan pertemuan ketiga kalinya dengan pihak Komnas HAM dan perwakilan Presidium Alumni 212. Bahkan telah disepakati, jika terjadi resistensi maka akan dilakukan pendekatan melalui mekanisme dan jaringan internasional.
"Berbagai temuan fakta yang ditelesuri oleh TGPF akan menjadi rekomendasi untuk ditindaklanjuti baik melalui jalur hukum maupun lembaga politik berwenang. Tentu akan ada konsekuensi serius bagi pihak yang terbukti terlibat," terang Faizal.
Perwakilan Presidium Alumni 212, selain Faizal Assegaf juga ada mantan Ketua MPR Amien Rais, advokat senior Eggi Sujana, musisi Ahmad Dani, Ustad Sambo, Ketum Gentari Umar Al Hamid serta tokoh Islam lainnya.
Sementara Komnas HAM diwakili oleh lima komisioner, yakni Natuklius Pigai, Maneger Nasution, Siti Noor Laila, Prof. Hafid Abbas dan Siane Indriani. (rmol)
http://www.umatuna.com/ noreply@blogger.com (Admin Umatuna) May 08, 2017 at 08:59PM
0 Response to "Komnas HAM Mulai Mengusut Kriminalisasi Ulama Dan Aktivis - UMATUNA"
Post a Comment
Silakan gunakan sebagai Backlink dan silahkan gunakan untuk mengisi komentar sesuka anda, karena blog ini dipastikan tidak akan saya urusin, jangan lupa download dan sebarkan pdf untuk stop isu isu yang ada, dan sebagai ganjaran silahkan posting di komentar, link aktif boleh.