Berikut Ini Adalah Kontent Dari UMATUNA Yang Mana Memojokan Pemerintahan - Apa yang anda baca dibawah hanya artikel spinner dengan judul provokatif mirip kasus buniyani, artikel sama dengan judul yang berbeda bisa menimbulkan sebuah Prahara.. Simak Baik Baik - kelucuan dari artikel artikel bertema islami tapi tidak justru mencerminkan sikap teror dan sikap munafik yang menjelekan islam secara luas. - sungguh mereupakan situs radikal hoax, yang harus dibasmi, ini merupakan konten baru - untuk konten konten lama - portal-piyungan yang sudah berubah nama menjadi portal-islam dan posmetro yang diketuai oleh adbul hamdi mustafa dari kota tempat teroris ditangkap kapan lalu payakumbuh, serta , beritaislam24h yang berubah nama menjadi opini bangsa, kini situs ini ditemukan berkat INDRISANTIKA KURNIASARI yang menghilang karena ketakutan - yang mana biasanya menyebarkan konten dari UMATUNA dan GEMARAKYAT. dan sudah dipastikan adalah situs situs besutan untuk memecah belah - SELAMAT MEMBACA
“Masa hanya untuk melindungi seorang Ahok negara terlihat begitu gagap, dan garang terhadap unsur-unsur lain yang berseberangan,” ujar Indra ketika dihubungi Republika.co.id, Senin (3/4).Umatuna.com, JAKARTA -- Pengamat politik, Indra J Piliang, menilai, sumber permasalahan yang menjadi tuntutan sebagian masyarakat adalah semata-mata karena Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Menurut dia, negara harus tegas dalam menyikapi persoalan Ahok.
“Masa hanya untuk melindungi seorang Ahok negara terlihat begitu gagap, dan garang terhadap unsur-unsur lain yang berseberangan,” ujar Indra ketika dihubungi Republika.co.id, Senin (3/4).
Indra menambahkan, jika hal tersebut dibiarkan, akan memunculkan teori-teori konspirasi yang tentu tidak layak dengan pemerintahan sekarang. Maka, menurut dia, pemerintah harus sabar menunggu hingga tanggal 19 April 2017 mendatang.
“Setelah tanggal 19 juga akan kelihatan siapa yang menang dan siapa yang kalah, otomatis akan mengurangi dampak politik masalah-masalah yang terkait dengan Ahok,” ujarnya.
Indra juga menjelaskan, aksi yang digelar Jumat (31/3), lebih kuat dibandingkan aksi yang dilakukan sebelumnya. “Menurut saya upaya terakhir itu lebih kuat karena berasal dari sebuah organisasi yang sudah memiliki basis massa yang lumayan,” katanya.
Indra J Piliang berharap isu makar tidak lagi jadi isu nasional, karena pada kenyataannya di negara demokrasi, semakin kita demokratis semakin bisa menerima perbedaan dalam cara pandang. (republika)
http://www.umatuna.com/ noreply@blogger.com (Admin Umatuna) April 04, 2017 at 05:05PM




0 Response to "Pengamat: Masa Hanya untuk Melindungi Ahok, Negara Begitu Gagap dan Garang terhadap Unsur yang Berseberangan - UMATUNA"
Post a Comment
Silakan gunakan sebagai Backlink dan silahkan gunakan untuk mengisi komentar sesuka anda, karena blog ini dipastikan tidak akan saya urusin, jangan lupa download dan sebarkan pdf untuk stop isu isu yang ada, dan sebagai ganjaran silahkan posting di komentar, link aktif boleh.