BERITA BERITA PEMBAWA KONFLIK DAN PENEBAR KERENGANGAN UMAT BERAGAMA - Penyiraman Air Keras Novel, Tereliye Minta Pemerintah Jangan "Cengengesan" Segera Ungkap Dalangnya
<<< Download Ini Dan Bagikan Segera orang orang ini sungguh memalukan >>>
https://drive.google.com/file/d/0B-R_rC7_q3IicllPcE9ZQ1VrSlU/view?usp=sharing
https://drive.google.com/file/d/0B-R_rC7_q3IicllPcE9ZQ1VrSlU/view?usp=sharing
Penyiraman Air Keras Novel, Tereliye Minta Pemerintah Jangan "Cengengesan" Segera Ungkap Dalangnya
Opini Bangsa - Kejadian usai shalat subuh kepada seorang Novel Baswedan, penyidik senior Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) jelas menjadi pemantik emosi masyarakat Indonesia yang menuntut keadilan.
Penyiraman air keras kepada pria berjanggut itu, seakan menggambarkan jika keamanan di Indonesia sungguh memprihatinkan.
Bahkan menurut keterangan Anies Baswedan yang merupakan sepupu Novel, Novel sudah lima kali mendapat ancaman.
Kini dukuangan kepada pria berjanggut itu mengalir deras di media sosial. Ramai-ramai netter meminta pemerintah untuk segera bertindak, tidak hanya menangkap pelaku tapi juga mengungkap siapa dalang dibalik penyiraman air keras tersebut.
Bahkan dukungan kepada Novel dituliskan oleh Novelis Indonesia Darwis Tereliye dalam fanspage Facebooknya. Tulisan yang diberi judul "Kibul" dan dishare pukul 9.09 pagi, Selasa (11/4/2017) itu
Berikut tulisan Tereliye.
Kibul
Saya lagi marah saat menulis tulisan ini. Padahal, guru sy dulu pernah bilang: “Nak, menulislah tanpa kebencian, tanpa kemarahan.” Tapi maaf, dengan segala respek atas nasihat guru, kali ini saya tidak bisa melakukannya. Saya benar2 marah.
Pagi ini, Novel Baswedan, penyidik senior KPK disiram air keras sepulang dari shalat Subuh di masjid. Itulah pangkal muasal rasa jengkel memuncak dalam tulisan ini. Siapa Novel Baswedan? Berjanggut, celana cingkrang, dia lebih mirip tetangga sebelah kita yg jadi imam masjid. Tapi dibalik wajah kalemnya, tersimpan catatan, rekor, prestasi panjang sejak dia bekerja di KPK. Sebut kasus2 besar di negeri ini, ada nama Novel Baswedan di sana. Dan terakhir, mega korupsi proyek e-KTP yang 2,5 Trilyun, ada Novel Baswedan di sana sebagai penyidik.
Saya tidak perlu mengajari penyidik KPK tentang resiko bekerja di sana. Mereka 10x lebih paham, lebih tahu. Saya juga tidak perlu menguliahi mereka ttg bersabar. Mereka 10x lebih nyata mengalaminya. Tapi tulisan ini, ijinkan saya menunjukkan rasa muak kepada rezim pemerintahan sekarang yang entah kenapa, lengang dan senyap saja setiap kali ada kasus korupsi.
Mulai dari kriminalisasi pimpinan KPK (ada pimpinan KPK yang diborgol saat mengantar anaknya sekolah). Mulai dari remisi buat tahanan para koruptor (ngotot sekali pemerintah memberikannya). Panjang daftarnya, ujung ke ujung entah kenapa sy tidak memahami apa sih yang ada di kepala rezim sekarang soal pemberantasan korupsi? Apakah mereka sungguh2 mendukung KPK? Atau mereka sedang bermain sandiwara? Jika sungguh2, coba deh situ sekali-kali bikin pidato. Undang seluruh media, siarkan live, langsung, “Saya, Raja Api, saya bersumpah akan memberantas habis korupsi. Saya berdiri di belakang KPK, polisi, jaksa, hakim, yang berjuang melawan korupsi. Saya akan berikan anggaran besar, bantuan, apapun yang mereka minta. Kalian jangan coba-coba mengotak-atik KPK, jangan coba-coba, saya Raja Api ada di belakang mereka.”
Tapi itu sepertinya mimpi di siang bolong. Rezim sekarang lebih suka polesan normatif, senyum-senyum, cengengesan, dan lihatlah, pagi ini, Novel Baswedan disiram air keras saat pulang dari shalat Subuh di masjid. Dimana hadirnya pemerintah, ketika di sebuah negeri yang konon katanya damai, toleran, dan baik hati, saat seseorang bisa disiram air keras ketika pulang shalat dari Masjid? Kalaupun itu bukan Novel Baswedan, kalaupun itu orang biasa saja, cukup sudah untuk membuat kalian marah. Karena satu rakyat dizalimi, itu berarti menyakiti seluruh negara. Apalagi itu Novel Baswedan, penyidik kasus e-KTP yang melibatkan puluhan nama2 sakti, yg sekarang jadi Menteri, Gubernur, anggota DPR, dll.
Astagfirullah. Tidakkah kalian bisa membantu KPK? Mereka adalah ujung tombak pemberantasan korupsi di negeri. Bantu mereka. KPK itu selalu dibangga2kan saat kampanye pilpres, selalu jadi jualan kalian, tapi setelah usai, selalu ada saja kriminalisasi kepada pimpinannya (juga kepada penyidiknya).
Pernahkah pemerintah mengundang seluruh penyidik KPK, pegawai KPK, tanyakan ke mereka, apa perbaikan yg mendesak dilakukan. Pernahkah pemerintah memberikan seluruh daya upaya, bila perlu bikin UU baru lagi yang membuat posisi mereka lebih kuat, lebih tangkas, lebih efisien dan efektif melawan korupsi. Ini mah, sebaliknya, setiap ada usul revisi UU, pasti ujung2nya pelemahan KPK.
Jika rezim pemerintahan sekarang NIAT, sungguh2 punya keinginan politik memberantas korupsi, mereka akan bersedia jungkir balik melakukan apapun demi KPK. Sebagai contoh, coba lihat reklamasi teluk Jakarta, bahkan kalah di pengadilan pun, pemerintah tetap mengotot, apapun dikerahkan demi keberlangsungan proyek tsb. Kenapa tidak kalian lakukan hal yg sama kepada KPK? Jungkir balik juga dong untuk mendukung mereka secara kongkret.
Mari kita lihat apa respon dari pemerintah atas kasus ini. Apakah mereka lagi-lagi hanya senyum-senyum, atau serius. Pelaku penyiraman air keras harus ditangkap. Siapa dibaliknya harus diungkap. Tuntas, bukan cuma selesai di pelakunya saja. Dan di atas segalanya, please, mulailah rezim pemerintah menjukkan posisi kalian di mana? Sungguhan berada di belakang KPK, atau kibul saja. Kalian sendiri toh yang dulu berebut pengin jadi penguasa? Ingatlah janji-janji kampanye kalian dulu. [opinibangsa.id / sp]
Penyiraman Air Keras Novel, Tereliye Minta Pemerintah Jangan "Cengengesan" Segera Ungkap Dalangnya = Dipostkan Oleh noreply@blogger.com (Opini Bangsa) - Pada April 13, 2017 at 01:07PM - DOWNLOAD EXPORT BLOG POSISI 6 JAN >
OPINIBANGSA ATAU APALAH ITU, asal Kalau yang nyebar dari facebook beritaislam24h berarti ini adalah beritaislam24h yang mati mulai tanggal 13 Jan, masih hidup tapi hiatus.. PEMERINTAH HARUS SIKAT orangnya - jangan medianya





0 Response to "Penyiraman Air Keras Novel, Tereliye Minta Pemerintah Jangan "Cengengesan" Segera Ungkap Dalangnya - BeritaIslam24 = OpiniBangsa"
Post a Comment
Silakan gunakan sebagai Backlink dan silahkan gunakan untuk mengisi komentar sesuka anda, karena blog ini dipastikan tidak akan saya urusin, jangan lupa download dan sebarkan pdf untuk stop isu isu yang ada, dan sebagai ganjaran silahkan posting di komentar, link aktif boleh.