Berikut Ini Adalah Kontent Dari UMATUNA Yang Mana Memojokan Pemerintahan - Apa yang anda baca dibawah hanya artikel spinner dengan judul provokatif mirip kasus buniyani, artikel sama dengan judul yang berbeda bisa menimbulkan sebuah Prahara.. Simak Baik Baik - kelucuan dari artikel artikel bertema islami tapi tidak justru mencerminkan sikap teror dan sikap munafik yang menjelekan islam secara luas. - sungguh mereupakan situs radikal hoax, yang harus dibasmi, ini merupakan konten baru - untuk konten konten lama - portal-piyungan yang sudah berubah nama menjadi portal-islam dan posmetro yang diketuai oleh adbul hamdi mustafa dari kota tempat teroris ditangkap kapan lalu payakumbuh, serta , beritaislam24h yang berubah nama menjadi opini bangsa, kini situs ini ditemukan berkat INDRISANTIKA KURNIASARI yang menghilang karena ketakutan - yang mana biasanya menyebarkan konten dari UMATUNA dan GEMARAKYAT. dan sudah dipastikan adalah situs situs besutan untuk memecah belah - SELAMAT MEMBACA
Umatuna.com - KAWAN kita marah luar biasa terhadap sang penista, dan kita kawal terus sampai proses hukum akhir. Tapi, kawan, ada juga yang sangat mengerikan nan merusak peradaban yakni para pendusta agama. Sejenak tengoklah Al Quran, Surat Al-Maun.
Kini para pendusta agama yang merampas hak-hak orang fakir dan miskin, yatim dan mustad'afin melalui praktik korupsi yang terstruktur, massif dan sistematis itu melakukan perlawanan balik dengan berbagai cara melemahkan agenda pemberantasan korupsi.
KPK kini telah dilemahkan secara sistematis dari dalam, kuda troya yang dikirimkan ke dalam KPK sukses memporakporandakan KPK dari dalam, pun dihajar kuat dari luar dengan berbagai cara, sehingga fakta terjadi penurunan kepercayaan dan dukungan publik. Dan, konstelasi ini berbahaya bagi pemberantasan korupsi di Indonesia.
Kasus Novel Baswedan yang sejatinya bisa mengungkap kejahatan-kejahatan bandit politik yang bersembunyi dibalik kata mulia hukum dan praktik rernak terorisme terhadap semua yang membahayakan sumber rente dan kekuasaan, tidak dituntaskan dengan segera. Kasus Tama S Langkun semoga tidak terulang terhadap Novel Baswedan, dilupakan dan selesai tanpa penyelesaian hukum, gelap siapa pelakunya.
Bandit politik bersatu. Kenapa kita publik yang mengharapkan Indonesia yang bebas korupsi tidak bersatu? Jangan biarkan kita menjadi bangsa yang bertoleransi terhadap korupsi, lawan sampai akar-akarnya.
Mari bersama, ekspresikan berbagai bentuk kontribusi perlawananmu kawan. Mari, berjamaah lawan korupsi. Kawal KPK Berani. Tuntaskan semua kasus korupsi, lawan angket DPR RI. [***]
Salam
(rmol)
http://www.umatuna.com/ noreply@blogger.com (Admin Umatuna) April 29, 2017 at 07:43PM




0 Response to "Dari Penista Ke Pendusta - UMATUNA"
Post a Comment
Silakan gunakan sebagai Backlink dan silahkan gunakan untuk mengisi komentar sesuka anda, karena blog ini dipastikan tidak akan saya urusin, jangan lupa download dan sebarkan pdf untuk stop isu isu yang ada, dan sebagai ganjaran silahkan posting di komentar, link aktif boleh.