Berikut Ini Adalah Kontent Dari UMATUNA Yang Mana Memojokan Pemerintahan - Apa yang anda baca dibawah hanya artikel spinner dengan judul provokatif mirip kasus buniyani, artikel sama dengan judul yang berbeda bisa menimbulkan sebuah Prahara.. Simak Baik Baik - kelucuan dari artikel artikel bertema islami tapi tidak justru mencerminkan sikap teror dan sikap munafik yang menjelekan islam secara luas. - sungguh mereupakan situs radikal hoax, yang harus dibasmi, ini merupakan konten baru - untuk konten konten lama - portal-piyungan yang sudah berubah nama menjadi portal-islam dan posmetro yang diketuai oleh adbul hamdi mustafa dari kota tempat teroris ditangkap kapan lalu payakumbuh, serta , beritaislam24h yang berubah nama menjadi opini bangsa, kini situs ini ditemukan berkat INDRISANTIKA KURNIASARI yang menghilang karena ketakutan - yang mana biasanya menyebarkan konten dari UMATUNA dan GEMARAKYAT. dan sudah dipastikan adalah situs situs besutan untuk memecah belah - SELAMAT MEMBACA
Umatuna.com, JAKARTA - Isu perombakan kabinet kembali memanas. Tak lain lantaran sinyal tentang hal ini dinyatakan sendiri oleh Presiden Joko Widodo pada hari Sabtu (22/4/2017).
Ada peringatan keras pada menteri yang tak bisa memenuhi target kerja bakal digeser atau dicopot. Namun benarkah kinerja jadi satu-satunya alasan perombakan kabinet?
Yang jelas, dalam pernyataanya, ia mengkritik Menteri Agraria dan Tata Ruang, terkait sertifikasi tanah.
"Sekarang ini, ada 126 juta bidang tanah, yang baru disertifikatkan baru 46 juta. Artinya masih 60 persen lebih bidang tanah yang belum disertifikatkan," terangnya.
Sebagai Presiden, pria yang akrab disapa Jokowi ini, para menterinya harus menyelesaikan targetnya.
"Kalau memang tidak selesai, pasti urusannya akan lain. Bisa diganti, ya saya blak-blakan saja, dengan menteri juga begitu. Bisa diganti, bisa digeser, bisa dicopot, bisa yang lain-lainnya," lanjut Jokowi.
Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia Ray Rangkuti menilai meski Presiden Jokowi memberi alasan-alasan yang terlihat objektif, misalnya kinerja, pencapaian, dan sebagainya, tapi ada hubungannya dengan politik.
"Misalnya begini, bagaimana kita melihat posisi PAN dalam kabinet. Tidak bekerja untuk memenangkan Jokowi, masuk kabinet di tahun 2016, ketika terjadi guncangan politik begitu dasyat pada Pak Jokowi, PAN tidak bersama dengan Jokowi," terangnya.
"Pertanyaan sangat simple, apakah Anda mau berteman dengan orang yang justru merongrong kekuasaanmu," tandas Ray. (tribunnews)
http://www.umatuna.com/ noreply@blogger.com (Admin Umatuna) April 24, 2017 at 07:49PM
0 Response to "Beralasan Tak Bisa Memenuhi Target Kerja, Jokowi Isyaratkan Kembali Rombak Kabinet Menteri - UMATUNA"
Post a Comment
Silakan gunakan sebagai Backlink dan silahkan gunakan untuk mengisi komentar sesuka anda, karena blog ini dipastikan tidak akan saya urusin, jangan lupa download dan sebarkan pdf untuk stop isu isu yang ada, dan sebagai ganjaran silahkan posting di komentar, link aktif boleh.