BERITA BERITA PEMBAWA KONFLIK DAN PENEBAR KERENGANGAN UMAT BERAGAMA - Sumarsono Lantik 36 Pejabat yang Sebelumnya Dicopot Ahok
<<< Download Ini Dan Bagikan Segera orang orang ini sungguh memalukan >>>
https://drive.google.com/file/d/0B-R_rC7_q3IicllPcE9ZQ1VrSlU/view?usp=sharing
https://drive.google.com/file/d/0B-R_rC7_q3IicllPcE9ZQ1VrSlU/view?usp=sharing
Sumarsono Lantik 36 Pejabat yang Sebelumnya Dicopot Ahok
Berita Islam 24H - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono melantik 36 pejabat yang sebelumnya distafkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Para pejabat tersebut dinilai menunjukkan kinerja yang baik sehingga kembali dilantik.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Agus Suradika mengatakan semua pejabat yang kembali mendapat jabatan, diusulkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
"Pertimbangannya, seperti istilah Pak Ahok, layaknya main ular tangga. Bisa naik, bisa turun," kata Suradika, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/1/2017).
Menurutnya, mereka yang kembali mendapatkan jabatan selama menjadi staf menunjukkan integritas dan kinerja yang bagus.
Menurut Suradika, pejabat yang telah distafkan bisa dilantik kembali.
Asalkan tidak terlibat dalam kasus suap maupun korupsi.
"Seperti bu Ratna (Ratna Diah Kurniati-Mantan Kepala Dinas Pertamanan), kami angkat kembali karena menunjukkan kinerja yang baik selama diturunkan menjadi staf Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan," katanya.
Terlebih, saat dicek riwayat kerja ke Inspektorat, Ratna tak memiliki masalah.
Saat ini Ratna menjadi pejabat Eselon III di Badan Aset Pemerintah Daerah, sebagai Kepala Suku Badan Pengelola Aset Jakarta Utara.
"Waktu itu, Ratna dicopot karena kinerja paa soal tanah Kedutaan Inggris yang tidak selesai-selesai. Tapi selama jadi staf bagus kerjanya," katanya.
Selain Ratna, juga mantan Kepala Bidang Program dan Pembiayaan Pembangunan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Wahyu Wijayanto.
Saat itu, ia dianggap mengetahui korupsi uninterruptible power supply (UPS) di Dinas Pendidikan anggaran 2014.
"Kan kalau diperiksa polisi belum tentu jadi tersangka. Apalagi dalam catatan kami saat dicek ke inspektorat tidak ada hukuman indisipliner," katanya.
Selain itu, juga terdapat terdapat mantan Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat, Henri Perez.
Ia dicopot karena parkir liar di kawasan Jakarta Pusat. Namun, tiak terbukti menerima suap.
Menanggapi hal tersebut, Ratna Dyah Kurniati, mengaku akan menunjukkan kinerjanya dengan baik.
"Saya siap ditempatkan di mana saja. Saya akan tunjukkan kinerja saya yang baik," katanya.
Sedangkan, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono, mengatakan bahwa pihaknya memiliki alasan untuk kembali mempromosikan jabatan pegawai yang telah distafkan Ahok.
Ia menilai, tidak selamanya pegawai yang bekerja dengan buruk tidak memperbaiki kesalahannya.
"Kami pantau selama mereka jadi staf. Kalau memang kinerjanya bagus, ya kami promosikan kembali," kata Sumarsono.
menurutnya, jangan sampai seseorang tidak diberi harapan sepanjang hidupnya.
"Jangan kita memberikan penghakiman selama hidupnya. Masa sekali distafkan sampai mati mereka distafkan terus," katanya. [beritaislam24h.net / tnc]
Sumarsono Lantik 36 Pejabat yang Sebelumnya Dicopot Ahok = Dipostkan Oleh noreply@blogger.com (Berita Islam 24 H) - Pada January 06, 2017 at 10:40PM - DOWNLOAD EXPORT BLOG POSISI 6 JAN
0 Response to "Sumarsono Lantik 36 Pejabat yang Sebelumnya Dicopot Ahok - BERITAISLAM24H"
Post a Comment
Silakan gunakan sebagai Backlink dan silahkan gunakan untuk mengisi komentar sesuka anda, karena blog ini dipastikan tidak akan saya urusin, jangan lupa download dan sebarkan pdf untuk stop isu isu yang ada, dan sebagai ganjaran silahkan posting di komentar, link aktif boleh.