Berikut Ini Adalah Kontent Dari UMATUNA Yang Mana Memojokan Pemerintahan - Apa yang anda baca dibawah hanya artikel spinner dengan judul provokatif mirip kasus buniyani, artikel sama dengan judul yang berbeda bisa menimbulkan sebuah Prahara.. Simak Baik Baik - kelucuan dari artikel artikel bertema islami tapi tidak justru mencerminkan sikap teror dan sikap munafik yang menjelekan islam secara luas. - sungguh mereupakan situs radikal hoax, yang harus dibasmi, ini merupakan konten baru - untuk konten konten lama - portal-piyungan yang sudah berubah nama menjadi portal-islam dan posmetro yang diketuai oleh adbul hamdi mustafa dari kota tempat teroris ditangkap kapan lalu payakumbuh, serta , beritaislam24h yang berubah nama menjadi opini bangsa, kini situs ini ditemukan berkat INDRISANTIKA KURNIASARI yang menghilang karena ketakutan - yang mana biasanya menyebarkan konten dari UMATUNA dan GEMARAKYAT. dan sudah dipastikan adalah situs situs besutan untuk memecah belah - SELAMAT MEMBACA
Umatuna.com, JAKARTA - Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap terdakwa penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinilai sebagai bentuk indikasi politisasi dan justru mengundang umat Islam melakukan aksi lebih besar lagi.
"Kami melaporkan Ahok tak ada kaitan politik. Sedangkan tindakan JPU terindikasi politis dan tak independen," ujar Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah Pedri Kasman di Kementan, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017).
Maka itu, Pedri mendesak Presiden memerintahkan JPU dan majelis hakim untuk melakukan peninjauan secara besar-besaran agar masyarakat Indonesia tak bertindak lebih jauh lagi. Apalagi sampai menjalanlan keadilan sendiri akibat tidak tegaknya hukum di Indonesia ini.
"Sangat mungkin massa mencari dan melakukan penegakan hukum sendiri. Hukum yang tak ditegakkan itu membuat hilangnya satu pilar Indonesia, kalau yudikatif pun tak ditegakkan maka keadilan tak bisa lagi dipercaya," tuturnya.
Dia menambahkan, dari fakta persidangan yang dihadirkan JPU, Ahok sudah mengakui video di Kepulauan Seribu. Namun, JPU menutut Ahok secara ringan yang mana JPU diduga keras diintervensi karena campur tangan politik, kekuasaan, dan materi.
"Kami akan pikirkan langkah selanjutnya, bisa saja kami lakukan aksi besar-besaran agar Presiden bersikap tegas," katanya. (sindonews)
http://www.umatuna.com/ noreply@blogger.com (Admin Umatuna) April 20, 2017 at 09:32PM
0 Response to "Tuntutan Ringan JPU Terhadap Ahok Mengundang Aksi Massa Besar-besaran - UMATUNA"
Post a Comment
Silakan gunakan sebagai Backlink dan silahkan gunakan untuk mengisi komentar sesuka anda, karena blog ini dipastikan tidak akan saya urusin, jangan lupa download dan sebarkan pdf untuk stop isu isu yang ada, dan sebagai ganjaran silahkan posting di komentar, link aktif boleh.