Berikut Ini Adalah Kontent Dari UMATUNA Yang Mana Memojokan Pemerintahan - Apa yang anda baca dibawah hanya artikel spinner dengan judul provokatif mirip kasus buniyani, artikel sama dengan judul yang berbeda bisa menimbulkan sebuah Prahara.. Simak Baik Baik - kelucuan dari artikel artikel bertema islami tapi tidak justru mencerminkan sikap teror dan sikap munafik yang menjelekan islam secara luas. - sungguh mereupakan situs radikal hoax, yang harus dibasmi, ini merupakan konten baru - untuk konten konten lama - portal-piyungan yang sudah berubah nama menjadi portal-islam dan posmetro yang diketuai oleh adbul hamdi mustafa dari kota tempat teroris ditangkap kapan lalu payakumbuh, serta , beritaislam24h yang berubah nama menjadi opini bangsa, kini situs ini ditemukan berkat INDRISANTIKA KURNIASARI yang menghilang karena ketakutan - yang mana biasanya menyebarkan konten dari UMATUNA dan GEMARAKYAT. dan sudah dipastikan adalah situs situs besutan untuk memecah belah - SELAMAT MEMBACA
LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO
Umatuna.com - Beberapa hari belakangan ini perhatian publik tertuju ke Gedung Balai Kota Jakarta, tempat Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat berkantor. Penyebabnya adalah ribuan karangan bunga yang membanjiri halaman Balai Kota dengan beragam ucapan memuji kinerja keduanya selama ini.
Ditengarai jumlahnya sudah mencapai 5.000 karangan bunga yang mengatasnamakan persorangan dan berbagai komunitas.
Belakangan diketahui bahwa Ahok telah memberi uang muka untuk pemesanan ribuan karangan bunga, salah satunya pada perusahaan Lucky Florest. Dengan maksud menyambut kemenangan Ahok-Djarot sebagai petahana di Pilkada DKI Jakarta. Tidak itu saja, Ahok juga telah mendekorasi sangat megah dan mewah Ballrom Hotel Pullman di Jalan MH Thamrin untuk merayakan kemenangan yang ternyata kalah dari pasangan rival Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi).
Menanggapi hal tersebut, Dewan Pakar Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Anton Tabah Digdoyo punya melihat ada empat hal penting yang patut dicermati.
"Pertama, Ahok telah mendahului Tuhan dengan pasti menang, Tuhan sangat murka dengan hal seperti ini. Banyak kisah kemurkaan Tuhan jika manusia mendahului kehendak-Nya karena itu Islam ajarkan harus pakai kata-kata Insya Allah," jelasnya kepada redaksi, Sabtu (29/4).
Kedua adalah pemborosan anggaran yang sangat luar biasa. Menurut Anton, dengan demikian Ahok telah membangun persaudaraan dengan setan karena sifat mubadzir adalah bersaudara dengan setan dan meninggalkan Tuhan.
"Ketiga, makin nyata Ahok tidak sungguh-sungguh bertuhan dengan ucapan-ucapannya, seperti 'jika macam-macam Tuhan pun saya lawan'," ujar Anton.
Terakhir, ICMI mengaku setuju dengan saran beberapa pakar psikologi agar Ahok memeriksakan kondisi kejiwaannya secara cermat. Pembelian karangan bungan dengan jumlah sangat banyak makin membukti jika daya nalarnya terganggu. Mestinya, jika dengan nalar sehat, dana besar untuk karangan bunga tersebut dapat dimanfaatkan untuk fakir miskin, yatim piatu dan lain-lain.
"Jika itu yang dilakukan Insya Allah banyak manfaat, dan Ahok tidak makin stres. Membuat ribuan karangan bunga ucapan semu tersebut, Ahok akan makin stres dan tak ada manfaat sama sekali kecuali makin menuai ptotes rakyat. Bahkan cendikiawan-cendikiawan memprediksi ribuan karangan bunga ucapan semu tersebut akan membawa malapetaka," demikian Anton. Sumber: Rmol
http://www.umatuna.com/ noreply@blogger.com (Admin Umatuna) April 30, 2017 at 11:26AM
0 Response to "Karangan Bunga Sia-sia, Ahok Bangun Persaudaraan Dengan Setan - UMATUNA"
Post a Comment
Silakan gunakan sebagai Backlink dan silahkan gunakan untuk mengisi komentar sesuka anda, karena blog ini dipastikan tidak akan saya urusin, jangan lupa download dan sebarkan pdf untuk stop isu isu yang ada, dan sebagai ganjaran silahkan posting di komentar, link aktif boleh.